Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
03 October 2022
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
Statistik

Total Hits : 12356132
Pengunjung : 266383
Hari ini : 54
Hits hari ini : 1191
Member Online :
IP : 44.201.68.86
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Djarum Foundation dan PT Kuark Internasional Jajaki Kerja Sama dengan PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah

Tanggal : 10/29/2019, 19:36:26, dibaca 4245 kali.



Djarum Foundation dan PT Kuark Internasional Jajaki Kerja Sama dengan PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah

Ungaran – Djarum Foundation dan PT Kuark Internasional berkunjung ke Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP PAUD dan Dikmas) Jawa Tengah, Selasa (29/10). Keduanya menjajaki kerja sama terkait model PAUD yang telah dikembangkan pada 2018.

Kunjungan diterima oleh jajaran pejabat struktural, pamong belajar, pengembang teknologi pembelajaran, serta staf Seksi Program dan Evaluasi.

Education Program Manager Djarum Foundation, Felicia Hanitio menyampaikan lewat program Bakti Pendidikan, Djarum Foundation telah melakukan berbagai upaya dalam mendukung visi presiden, khususnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Peningkatan ini ditujukan sejak usia dini, bahkan kami juga masuk ke pendidikan masyarakat dan parenting. Kami juga memiliki program untuk mencegah stunting,” tambah dia.
Untuk PAUD, Djarum Foundation telah memiliki sebanyak 5 lembaga PAUD binaan sejak 2017. Program ini diselenggarakan bersama dengan PT Kuark Internasional.

Djarum Foundation adalah merupakan organisasi nirlaba yang dibentuk oleh pemilik PT Djarum. Organisasi ini memiliki lima fokus garapan, salah satunya pada pendidikan. Adapun PT Kuark Internasional merupakan perusahaan yang bergerak pada penyelenggaraan program-program dan sarana edukasi. Perusahaan ini lebih banyak dikenal sebagai salah satu penyelenggara olimpiade sains terbesar di Indonesia untuk jenjang SD/MI.

Perwakilan PT Kuark International, Saktiana Dwi Hastuti menambahkan, saat ini pihaknya sedang fokus dalam mengembangkan program untuk menyiapkan anak usia dini pada era 4.0. Oleh karena itu, bersama dengan Djarum Foundation, pihaknya sedang menjajaki kerja sama, pertukaran ilmu, atau mengekslorasi apa yang telah dikembangkan oleh PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah.
“Karena sering kali kami ke PAUD dan kemudian menemukan bahwa banyak guru PAUD mengambil referensi dari PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah. Harapan kami, bisa lebih mengenal apa gagasan yang telah diterapkan di PAUD binaan di sini,” katanya.
Kunjungan tersebut disambut baik oleh Kepala PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah. Melalui Kepala Bidang Program dan Informasi, Dra. Budi Sri Hastuti, M.Pd, dia menyampaikan penawaran kerja sama yang dapat dilakukan. Misalnya saja dalam program pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan, penerapan model, atau penggandaan media pembelajaran.
“Kami memiliki banyak produk berupa media pembelajaran, namun ada keterbatasan dalam penggandaannya. Jadi, mungkin produk kami bisa digandakan oleh PT Kuark Internasional,” paparnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah pamong belajar memaparkan model terkait PAUD. Antara lain “Robonesia, Model Robotic Coding bagi Anak Usia Dini”, “Media Animasi Pembelajaran Sains Tematik Peternakan pada Anak Usia Dini”, “Model Pembelajaran Sains pada PAUD Pesisir dengan Media Animasi”, “Model Pembelajaran Matematika untuk Anak Usia Dini dengan Media Game Sisomat”, “Model Sistem Penilaian Anak Usia Dini (Sipendi)”, “Model Penerapan STEAM untuk Anak Usia Dini”.
Felicia, menyampaikan apresiasi atas model PAUD yang telah dikembangkan PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah. “Tadinya, saya pikir robotic, coding, STEM, adalah hal yang sangat kompleks, ternyata tidak terlalu kompleks. Kami bahkan berharap saat ini kalau guru-guru kami bisa kami bawa ke sini sekarang ini,” ucapnya.
Dia juga mengaku senang, karena beberapa aspek pada pengembangan model telah dilakukan oleh guru-guru PAUD binaan. Saat ini guru tersebut juga tengah disibukkan riset untuk konferensi guru PAUD yang akan digelar 26 November nanti di Kudus dengan peserta sebanyak 250 pendidik.
“Dengan paparan tadi, harapan kami tim pengembang dapat hadir pada konferensi tersebut. Jadi PP PAUD dan Dikmas juga dapat mengenal hasil riset guru kami. Dan semoga bisa ada sesi sharing dari pamong belajar, jadi juga ada knowledge exchange”. (Astuti Paramita S)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :