Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
03 October 2022
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
Statistik

Total Hits : 12356921
Pengunjung : 266384
Hari ini : 55
Hits hari ini : 1980
Member Online :
IP : 44.201.68.86
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Itjen Lakukan Monev Pembangunan ZI-WBK

Tanggal : 07/30/2019, 10:53:17, dibaca 3693 kali.



Ungaran-Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan monitoring dan evaluasi pembangunan Zona Integritas-Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) di Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP PAUD dan Dikmas) Jawa Tengah, Senin (29/7).

Monitoring dilaksanakan oleh Auditor Utama Inspektorat I, Fuad Wiyono, Auditor Madya Inspektorat I, Endang Lestiningrum, serta Staf Inspektorat I, Duma Martha Sriulina. Monitoring juga didampingi tim Sekretariat Reformasi Birokrasi Sekretariat Jenderal Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Yuwono Tri Prabowo, S.H., M.H.

Kegiatan diawali dengan paparan oleh Kepala PP PAUD dan Dikmas Jateng, Ir. Djajeng Baskoro, M.Pd. Pada kesempatan tersebut, kemajuan pembangunan ZI-WBK diuraikan secara rinci dalam 6 area perubahan. Juga berbagai layanan dan inovasi yang telah dikembangkan PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah.

Misalnya, metode video conference pada Diklat Guru Pendamping yang mampu menjangkau lebih dari 2.000 peserta. Juga digelarnya MOOCT yang lebih efektif dan efisien.

“Sistem MOOCT ini kami kembangkan, dan silakan dapat diterapkan di LKP. Dengan metode ini, peserta kursus juga akan lebih minim dalam membayar kursus,” ucap dia.

Ditambahkan pula, program penerapan coding pada anak usia dini menjadi salah satu unggulan yang belum dimiliki lembaga lain.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan dokumen. Secara simultan, anggota tim monitoring dan evaluasi juga mengecek kebersihan, kerapihan dan kelengkapan fasilitas kantor.

Pada akhir kegiatan, Fuad memberikan sejumlah rekomendasi dari hasil monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan. Antara lain adalah perbaikan paparan agar lebih ringkas. Diuraikan juga sejumlah hal yang perlu ditekankan pada paparan untuk disampaikan pada Kementerian PAN-RB nanti.

“Tampilkan keunggulan-keunggulan dan inovasi yang ada. Lalu rencana aksi diuraikan untuk mencapai target yang sudah ditetapkan,” jelasnya. (Astuti Paramita S)

 



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :