Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
18 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11455483
Pengunjung : 257805
Hari ini : 48
Hits hari ini : 292
Member Online :
IP : 3.229.117.123
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Koordinasi dan Sosialisasi Bantuan Pendidik/ Tutor Bantu Penyelenggaraan Program PAUD dan Dikmas

Tanggal : 05/04/2018, 08:00:32, dibaca 3513 kali.


Koordinasi dan Sosialisasi Bantuan Pendidik/ Tutor Bantu Penyelenggaraan Program PAUD dan Dikmas di SPNF SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Tahun 2018.

Ungaran 3/5/2018. Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pengembangan Masyarakat Jawa Tengah Menyelenggarakan Koordinasi dan sosialisas bantuan pendidik/ tutor bantu penyelenggaraan program Pendidikan anak usia dini dan Pendidikan masyarakat, peserta dihadiri oleh Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dinas Pendidikan Kab/Kota Jawa Tengah, Kepala SPNF Sanggar Kegiatan Belajar Kab/Kota Jawa Tengah, Forum Himpaudi, IGTK, HIPKI, Forum PKBM dan Forum LKP di Jawa Tengah. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala PP Paud dan Dikmas Jawa Tengah, Ir. Djajeng Baskoro, M.Pd

Kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Bantuan Pendidik/ Tutor Bantu Penyelenggaraan Program PAUD dan Dikmas di SPNF SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Tahun 2018 dilaksanakan selama 2 hari (3 s/d Mei 2018) di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah.

Pencapaian 100 tahun Indonesia merdeka akan sangat ditentukan oleh bagaimana kita memanfaatkan peluang bonus demografi dengan menyiapkan kualitas angkatan kerja yang berlimpah.

Pada tahun 2010, terdapat 32,5 juta anak usia 0-6 tahun yang pada tahun 2045 usia mereka mencapai 35-41 tahun. Sementara itu anak usia 0-6 tahun pada tahun 2016 yang berjumlah 33,5 juta orang, pada tahun 2045 usia mereka telah mencapai 29-35 tahun. Ini merupakan usia produktif, yang jika dipersiapkan dengan baik sejak sekarang akan menjadi modal pembangunan, tetapi sebaliknya jika tidak dipersiapkan dengan baik justru kelak akan menjadi beban pembangunan.

Pengembangan Anak Usia Dini telah masuk dalam agenda PBB melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDG). Kemudian lebih lanjut dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No.59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pada tahun 2030, menjamin bahwa semua anak perempuan dan laki-laki memiliki akses terhadap perkembangan dan pengasuhan anak usia dini, 5 pengasuhan, pendidikan pra-sekolah dasar yang berkualitas, sehingga mereka siap untuk menempuh pendidikan dasar.

Pada tahun 2015 Ibu Negara RI, Iriana Joko Widodo selaku Bunda PAUD Indonesia telah mencanangkan “Gerakan Nasional PAUD Berkualitas”, untuk memastikan semua anak perempuan dan lakilaki memperoleh akses terhadap perkembangan, perawatan, dan pendidikan anak usia dini bermutu sehingga mereka siap untuk memasuki pendidikan dasar.

Salah satu kebijakan dan strategi yang ditempuh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan akses layanan PAUD Berkualitas adalah melalui pemberdayaan Pusat Kegiatan Gugus (PKG) di tingkat kecamatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam rangka mendukung pemberdayaan dan peningkatan peran serta PKG PAUD terhadap peningkatan dan pembinaan PAUD Berkualiatas, maka pada tahun 2018, Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Kemendikbud akan memberikan bantuan bagi Pusat Kegiatan Gugus PAUD. Selanjutnya untuk mewujudkan pengelolaan, pertanggungjawaban dan pelaporan, serta akuntabilitas pelaksanaan bantuan tersebut tepat sasaran dan tepat waktu serta sesuai ketentuan yang berlaku, maka diterbitkan Petunjuk Teknis Bantuan Pusat Kegiatan Gugus PAUD Tahun 2018.


Unduh Juknis



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :