Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
19 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11487519
Pengunjung : 258047
Hari ini : 125
Hits hari ini : 11544
Member Online :
IP : 35.168.110.128
Proxy : -
Browser : Opera Mini

PP PAUD Dukung Pendirian Kampung Wisata - Di Dataran Tinggi Dieng

Tanggal : 01/02/2018, 07:55:09, dibaca 2852 kali.

PUSAT Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Masyarakat (PP PAUD Dikmas) Jateng mendukung rencana masyarakat Dataran Tinggi Dieng di Dukuh Bitingan, Kepakisan, Batur, Banjarnegara untuk mendirikan Kampung Wisata. Hal itu diungkapkan Kepala PP PAUD Dikmas Jateng, Djajeng Baskoro saat berdialog dengan tokoh masyarakat Bitingan, M Ta'in, Rabu (20/12).
''Saya akan membuat contoh hunian khusus disewakan kepada wisatawan yang di belakangnya ada greenhouse dengan beragam tanaman organik. Wisatawan yang menginap bisa memetik beragam tanaman buah atau sayuran organik. Buah atau sayuran organik yang mereka petik itu bisa digunakan untuk oleh-oleh keluarga dan kerabat di rumah,'' jelasnya.
Djajeng menyatakan mendukung karena Dukuh Bitingan sangat potensial untuk dijadikan kawasan Kampung Wisata. Selain udaranya yang dingin, pemandangan alamnya yang indah, ditambah suplai air panas yang melimpah.
''Sehingga masyarakatnya tidak melulu menggantungkan penghasilan dari menanam kentang dan sayuran lainnya. Sebab, kampung ini memenuhi sejumlah syarat untuk didatangi wisatawan,'' tegasnya.
Pada kesempatan itu, Djajeng juga menyempatkan diri mengunjungi sentra pembuatan oleh-oleh khas Dieng, yakni carica milik Watno, di Dukuh Bitingan itu. Carica buatan industri rumahan milik Watno itu sudah dikirim ke sejumlah gerai dan toko oleh-oleh di Banjarnegara, Wonosobo, dan sekitarnya.
''Asal disimpan di kulkas dan tidak terkena sinar matahari, carica buatan saya ini cita rasanya terjamin dan tahan lama,'' katanya.
Lebih jauh Djajeng menjelaskan, kunjungannya ke Dukuh Bitingan tersebut dilakukan di sela rapat kerja tahunan lembaga yang dipimpinnya di ruang rapat Hotel D'Qiano Dieng, Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Selasa (19-20/12).

Tak Dikelompokkan

Sehari sebelumnya, saat membuka raker, Djajeng Baskoro menegaskan bahwa pamong belajar (istilah guru pada lembaga pendidikan nonformal dan informal-red) pada 2018 tidak lagi dikelompokkan menjadi empat kajian, namun disesuaikan dengan kebutuhan pengguna model di masyarakat.
''Selama ini pamong belajar dikelompokkan menjadi empat kajian, yakni pamong belajar PAUD, Dikmas, Pendidikan Kursus, dan Pendidikan Keluarga. Pamong belajar akan disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan dan pengguna model di masyarakat. Di tahun 2018 ada 16 model pembelajaran yang dikembangkan dan sudah divalidasi,'' jelasnya.
Suka, kepala Bidang Program dan Informasi menambahkan, rapat kerja yang digelar selama dua hari di Dataran Tinggi Dieng itu dilanjutkan dengan penyusunan rencana kerja tahunan (RKT) 2018. Kegiatan itu dilaksanakan di Dieng agar penyusunan RKT 2018 bisa lebih sistematis, terarah, dan terpadu.
''Sebab para peserta yang terdiri atas kepala PP PAUD Dikmas, para kepala bidang, para kepala seksi, dan pejabat fungsional umum dan pejabat fungsional tertentu bisa lebih fokus. Udara yang dingin bisa membuat peserta lebih nyaman mengikuti raker daripada melakukan kegiatan lain di luar ruangan yang tentu lebih dingin,'' jelas Suka.
Sementara itu Heri Martono, Kasi Program dan Evaluasi menyatakan kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk evaluasi dan refleksi program dan kegiatan 2017. Termasuk mencari kekurangan atau kelemahan model-model pembelajaran nonformal dan informal untuk kemudian dibenahi dan dicarikan strategi model yang lebih baik pada tahun 2018. (Ali Arifin-dedi )


Kembali ke Atas


Berita Lainnya :