Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
19 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11487815
Pengunjung : 258048
Hari ini : 126
Hits hari ini : 11840
Member Online :
IP : 35.168.110.128
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Indonesia Menuju The Digitaly Energy of Asia

Tanggal : 11/09/2017, 07:01:45, dibaca 3453 kali.


Indonesia Menuju The Digitaly Energy of Asia
- Target Transaksi 130 Miliar Dolar AS

UNGARAN - Visi ekonomi Indonesia 2020 adalah menjadi ''The Digital Energy of Asia'' dengan target pertumbuhan transaksi e-Commerce 130 miliar dolar Amerika. Hal itu ditegaskan Rangga Adinegara, Kasi Kebijakan Pemberdayaan Informatika, Direktorat Pemberdayaan Informatika, Kementerian Kominfo, saat membuka Fasilitasi dan Edukasi UMKM Go Online "Menuju satu juta UMKM go online" yang digelar Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP PAUD dan Dikmas) Jateng, di Ungaran, Rabu (8/11).
''Dalam mendukung visi bersama, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, pemerintah daerah dan pelaku bisnis e-Commerce antara lain Blanja.com, MatahariMall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia, dan Bukalapak bersama-sama melakukan Gerakan Nasional digitalisasi UMKM. Tujuannya adalah untuk mendorong kekuatan ekonomi nasional berbasis UMKM,'' tegasnya.
Menurut dia, UMKM dipilih sebagai representasi ekonomi rakyat dikarenakan dapat menyerap tenaga kerja sekitar 90 persen serta memberikan kontribusi sebesar 58 persen pada Produk Domestik Bruto Nasional.
''Terlebih lagi dari hasil survei UMKM yang telah online, dapat disimpulkan bahwa berjualan online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26 persen dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap.''

Roadshow Pembuka
Lebih jauh Rangga menambahkan, kegiatan yang digelar di PP PAUD dan Dikmas Jateng, Ungaran, Kabupaten Semarang itu merupakan awal dari roadshow dari Gerakan UMKM Go Online. Selain Semarang, roadshow dilaksanakan di 12 kota lain, yakni Medan, Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor, Balikpapan, Denpasar, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Purwakarta, Sidoarjo, dan Surabaya.
''Peresmian Gerakan Nasional UMKM Go Online pada 15 November diadakan di Jakarta. Kami berharap gerakan nasional bisa menjadikan Indonesia sebagai 'Digital Energy of Asia' pada 2020,'' harapnya.
Adi Putra, head of Seller Engagement Lazada Indonesia menyatakan Indonesia merupakan salah satu pasar yang empuk di era IT ini. Sehingga beragam bisnis berbasis online seperti go-jek, go-car, go-food, dan sebagainya berkembang pesat.
''Bagi produsen, bisnis online bisa mengurangi ongkos produksi. Bagi konsumen, berbelanja secara online juga banyak keuntungannya. Antara lain lebih praktis dan tidak ribet harus membelah kemacetan, terutama di kota-kota besar,'' jelasnya.
Sementara itu Suka, kabid Program dan Informasi PP-PAUD dan Dikmas Jateng menjelaskan Fasilitasi dan Edukasi UMKM Go Online "Menuju satu juta UMKM go online" diikuti sekitar 300 peserta dari seluruh Jawa Tengah. Yakni para  pengelola Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lembaga Kursus Pendidikan (LKP), serta masyarakat umum di Jateng.
''Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari seminar Memperkuat Kecakapan Kewirausahaan dan UMKM melalui Bisnis Online (e-Commerce), yang kami adakan Selasa (22/8),'' jelasnya.
Waktu itu PP PAUD dan Dikmas Jateng mendatangkan Wilson Partogi, ketua Asosiasi Pebinis Online Indonesia (APOI) dan Agus Pribadi, Partner Acquisition Spesialist dari blibli.com yang menyediakan wadah bagi produk UMKM seluruh Indonesia di category:galeriindonesia. ''Ini adalah tindak lanjut dari kegiatan tiga bulan lalu, sehingga bentuknya fasilitasi dan edukasi UMKM go online.'' (Ali Arifin/ dedi)


 


Kembali ke Atas


Berita Lainnya :