Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
19 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11488433
Pengunjung : 258052
Hari ini : 130
Hits hari ini : 12458
Member Online :
IP : 35.168.110.128
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Seminar Tentang Kecakapan Kewirausahaan dan UMKM melalui Bisnis Online (E-Commerce)

Tanggal : 08/22/2017, 08:08:41, dibaca 3719 kali.




Ungaran 22/8
, Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Jawa Tengah Menyelenggarakan  Seminar TentangKecakapan Kewirausahaan dan UMKM melalui Bisnis Online (E-Commerce) di Hall Utama Balairung PP Paud dan Dikmas Jawa Tengah, Jl. Diponegoro no. 250 Ungaran.
Seminar Kecakapan Kewirausahaan dan UMKM melalui bisinis online bekerja sama dengan Kominfo, APOI (Asosiasi Pengusaha Online Indonesia) dan dihadiri oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan. Seminar di ikuti oleh 250 orang peserta yang mendaftar secara online dari berbagai wilayah di jawa tengah. sebagian besar peserta yang menghadiri Seminar adalah pelaku usaha kreatif dari berbagai daerah yang memiliki permasalahan teknis pemasaran produk.

Kondisi saat ini bisnis online meningkat, mal cenderung sepi. Hal itu diungkapkan Ketua Asosiasi Pebinis Online Indonesia (APOI) Wilson Partogi pada Seminar Memperkuat Kecakapan Kewirausahaan dan UMKM melalui Bisnis Online (E-Commerce), ''Bisnis online mulai berimbas. Kini beberapa mal sudah cenderung sepi pengunjung. Orang ke mal hanya untuk makan bersama keluarga,
sekadar minum kopi bersama teman, ngobrol bisnis dengan kolega, atau melihat fesyen show yang mendatangkan artis-artis yang sedang hits,'' jelasnya. Masyarakat kini lebih cenderung memilih berbelanja memalui media online. Di samping tidak butuh membeli BBM, bayar parkir, atau ongkos angkutan umum, dll, berbelanja secara online cukup dilakukan dari rumah dengan harga yang biasanya lebih murah.
''Sayangnya, bisnis online banyak dikuasai produk-produk asal China. Padahal kita punya jutaan produk lokal bagus yang layak dijual dan memenuhi standar internasional. Kelemahan masyarakat UKM, LKP, UMKM di Indonesia adalah bisa membuat produk bagus, namun tapi tidak tahu cara mempromosikannya.''

Kepala PP PAUD Dikmas Semarang Djajeng Baskoro menjelaskan bahwa seminar yang merupakan Program Kemitraan PP-PAUD dan Dikmas Jateng dan Kemenkominfo serta APOI tersebut diikuti 250 orang dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), serta puluhan pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jateng.
''Kami akan melatih para wirausahawan Jateng agar menghasilkan produk-produk berstandar internasional, sehingga layak dijual secara online. Kami juga akan menyelenggarakan event sejenis berskala nasional,'' jelasnya.

Direktur Kursus dan Pelatihan, Ditjen PAUDNI Kemendikbud Yusuf Muhyiddin menegaskan, produk UMKM yang dipasarkan di media online harus barang-barang yang berkualitas. ''Mutu harus dijaga, keunggulan produk harus terus-menerus digali, maka bisnis online akan berkesinambungan,'' jelasnya.

Harry Hartono, Kasubdit Peningkatan Kapasitas TI dan Komunikasi, Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, menerangkan tujuan program UMKM go Online. Antara lain mendorong UMKM dalam memanfaatkan internet untuk promosi dan pemasaran produk melalui marketplace online yang tersedia dan terintegrasinya platform akses permodalan. ''UMKM Go Online bermanfaat membuka peluang promosi baru, pasar baru, serta melindungi UMKM dari kompetitor yang memiliki modal besar,'' tegasnya. (Ali Arifin/Dedi )






Kembali ke Atas


Berita Lainnya :