Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
18 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11455364
Pengunjung : 257797
Hari ini : 40
Hits hari ini : 173
Member Online :
IP : 3.229.117.123
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Mendikbud: Gerakan Pramuka Akan Melahirkan Para Calon Pemimpin Yang Berkarakter

Tanggal : 07/19/2017, 08:46:07, dibaca 2678 kali.

Palangkaraya, PAUD dan Dikmas - Di tampuk anak-anak muda, khususnya yang berkumpul dalam gerakan Pramuka akan lahir pemimpin masa depan yang berkarakter. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi saat membuka secara resmi Kemah Budaya Nasional (KBN) VIII di Bumi Perkemahan Kambariat Tuah Pahoe Sabaru, Palangkaraya, Kalimantan Tengah Senin (17/7).

“Anak-anak di sini akan meneruskan cita-cita pemimpin. Dan pundak para pemuda inilah akan lahir pemimpin bangsa di masa depan. Memang kegiatan ini kecil, tetapi manfaatnya sangat besar. Dari kegiatan inilah satu sama lainnya dapat saling kenal antardaerah. Untuk itu semua peserta KBN diharapkan dapat mengasah kemampuan di berbagai bidang, sebagai bekal menjadi calon pemimpin di masa datang dan garda terdepan untuk menentukan masa depan Indonesia," papar Muhadjir.

Turut hadir dalam pembukaan KBN tersebut di antaranya Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud Harris Iskandar, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, Wagub Kalimantan Tengah Habib Ismail Saleh, Walikota Palangkaraya HM. Riban Satia dan jajaran Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

KBN 2017 akan digelar selama enam hari dari Senin-Sabtu (16 – 22 Juli 2017). Kegiatan ini diikuti 1.000 peserta dari 34 provinsi, terdiri atas 1 regu putra 1 putri, serta 20 perwakilan NSO Vietnam. Kemah yang bertema “Harmoni dalam Kebinekaan di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila," ini akan diisi kegiatan festival kuliner dan berbagai lomba permainan tradisional, penanaman pohon, sosialisasi Saka Widya Budaya Bakti, lomba seni kriya dari bahan-bahan daur ulang, pentas seni dari berbagai daerah, pemberian bantuan kepada anak-anak yatim piatu, ekskursi ke beberapa lokasi, dan inagurasi peserta KBN.(Tim Warta/Teguh/KS)⁠⁠⁠⁠



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :