Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
13 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11378483
Pengunjung : 257058
Hari ini : 131
Hits hari ini : 11247
Member Online :
IP : 3.235.140.84
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Masyarakat Bebas Memilih Lembaga Belajar

Tanggal : 05/16/2017, 10:38:24, dibaca 3312 kali.


UNGARAN
 – Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP PAUD dan Dikmas), Senin (15/5) meluncurkan Massive Open Online Course and Training (MOOCT) dan Startup.


Menurut Kepala PP PAUD dan Dikmas Jateng Jayeng Baskoro, MOOCT adalah kursus massal secara online dan Startup adalah rintisan usaha berbasis teknologi informasi. ‘’Kami menggandeng banyak lab-site di seluruh Jateng. Beragam lab-site itu adalah wahana uji coba program-program unggulan.


Tujuannya agar kami yang berada di PP PAUD dan Dikmas Jateng ini bisa mengukur apakah program-program yang kami luncurkan bisa diterima dan bermanfaat bagi masyarakat,’’ jelas Jayeng didampingi Kasi Program Heri Martono, di sela-sela peluncuran MOOCTdan Startup, di lapangan tenis kompleks kantor PP PAUD dan Dikmas Jateng, di Jalan Diponegoro 250 Ungaran. Menurut Jayeng, pihaknya berusaha menyediakan dan memenuhi kebutuhan belajar masyarakat yang memang berbedabeda.


‘’Masyarakat kami beri banyak pilihan sehingga bisa menentukan mana yang cocok dengan kebutuhannya. Masyarakat bebas memilih lembaga mana yang cocok untuk tempat menimba ilmu. Untuk itulah kami menggandeng banyak lab-siteyang ada di Jateng.’’


Lab-site itu antara lain TBM Sumber Ilmu Ujung-ujung Kabupaten Semarang, Kampung Edukasi Desa Suruh Kabupaten Semarang, SKB Kendal, PAUD Tunas Harapan Wedung Demak, Komunitas Adat Samin Blora, PKBM Harmoni Purwokerto, PKBM Citra Ilmu Ungaran Kabupaten Semarang, PKBM Pionir Karanganyar, SMP 12 Kota Semarang, dan LKP VICCO Kota Semarang.


Ketimpangan Ekonomi


Untuk memperkenalkan MOOCT dan Startup serta beragam lab-sitebinaan, Jayeng menggelar Festival PAUD dan Dikmas Jateng yang digelar selama dua hari berturut-turut, yakni Senin- Selasa (15-16/5) di lapangan tenis kompleks kantor PP PAUD tersebut.


‘’Sejumlah kegiatan kami adakan, atara lain pameran, lomba-lomba, hingga pesta kembang api,’’ujarnya. Sementara itu, Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud Harris Iskandar menyatakan, ketimpangan ekonomi yang terjadi di Indonesia saat ini akibat ketimpangan pendidikan di masyarakat. Untuk itulah tema Hardiknas 2017 adalah ‘’Percepatan Pendidikan yang Merata dan Berkualitas’’.


‘’Artinya, pendidikan berkualitas harus merata di seluruh lini masyarakat. Ini juga untuk percepatan Program Indonesia Pintar sekaligus percepatan pemberantasan buta huruf,’’ujarnya. Dia menambahkan, sebagian besar pemerintah di negara-negara maju maupun berkembang, lebih memprioritaskan investasi sebesar- besarnya untuk perguruan tinggi.


Padahal, jika pemerintah melakukan investasi pada lembaga- lembaga pendidikan anak usia dini, bisa menghasilkan 18 kali lipat dari nilai investasi itu sendiri. ‘’Sebab, 80 persen struktur otak manusia terbentuk ketika pada usia dini. Untuk itu di seluruh Indonesia sedang kami programkan satu desa satu PAUD.’’ (D6-41)

sumber : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/masyarakat-bebas-memilih-lembaga-belajar/



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :