Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
27 September 2021
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Statistik

Total Hits : 5015721
Pengunjung : 204937
Hari ini : 214
Hits hari ini : 42122
Member Online :
IP : 3.235.175.15
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Pauddikmasjateng Gelar Rakor Sosialisasi Pemetaan Mutu Tahun 2020

Tanggal : 06/05/2020, 06:57:57, dibaca 6096 kali.

PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah menggelar sosialisasi pemetaan mutu tahun 2020. Sosialisasi ini digelar pada tanggal 4 Juni 2020 secara daring, bersama dinas pendidikan kabupaten/kota se Jawa Tengah, para organisasi mitra PAUD, PKBM dan LKP.

Narasumber yang dihadirkan yakni Kepala PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah Djajeng Baskoro dan Ketua Badan Akreditasi Nasional PAUD dan PNF Provinsi Jawa Tengah Joko Hartanto serta Kabid Program dan Informasi Budi Srihastuti.

Menurut Kepala PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah Djajeng Baskoro mulai tahun 2020 aktifitas penjaminan mutu akan difokuskan kepada lembaga penyelenggara PAUD, kesetaraan, keaksaraan. Sementara untuk penjaminan mutu LKP di Jawa Tengah di tangguhkan.

"Hal ini dikarenakan adanya reorganisasi struktur di Kemendikbud dimana PP PAUD dan Dikmas menginduk pada Direktorat Jenderal PAUD Dikdasmen. Penjaminan mutu LKP sementara dilakukan oleh Direktorat Jenderal Vokasi dan Profesi," kata Djajeng yang didampingi kepala seksi informasi dan kemitraan PP PAUD & Dikmas Jamaludin. Lebih lanjut dikatakan Djayeng, tahun 2020 di masa pandemi covid-19 ini, penjaminan mutu akan menggunakan model blended system, yakni secara daring dan luring. Hal ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing satuan pendidikan. "Bila dinyatakan zona hijau dapat dilakukan tatap muka langsung. Bila ternyata lokasi satuan pendidikan zona kuning atau merah kita memanfaatkan teknologi secara daring. Teknisnya akan dibahas nanti secara khusus," imbuh Djajeng.

Selain itu PP PAUD dan Dikmas juga akan bermitra dengan para penilik dan SKB di daerah untuk melakukan penjaminan mutu. Menurut Djayeng tugas penilik beririsan dan tidak jauh beda dengan tugas penjaminan mutu.
"Nanti akan di SK kan dan dilakukan orientasi agar tidak terjadi kerumunan. Bila biasa kita kegiatan di dalam ruangan, saat ini kita hindari. Kegiatan tatap muka kita kurangi dulu," tegasnya.

Senada dengan hal itu ketua BAN PAUD & PNF Jawa Tengah Joko Hartanto mengatakan akreditasi terhadap satuan pendidikan PAUD dan pendidikan nonformal juga mengalami penundaan sementara. Hal ini disebabkan adanya perubahan struktur organisasi di Kemendikbud serta perubahan kebijakan sistem akreditasi dari Mendikbud Nadiem Makarim. Dalam waktu dekat seluruh badan akreditasi akan berhimpun dalam Rakornas untuk menetapkan kebijakan akreditasi di tahun 2020. "Dalam rakornas nanti akan diputuskan seperti apa akreditasi yang akan diterapkan. Kami BAN di provinsi sebagaimana fungsinya sebagai perpanjang tangan dari BAN pusat,
kita hanya mengikuti mekanismenya saja," tegas Joko.

Saat ini kata Joko, sudah ada 2400 permohonan akreditasi satuan pendidikan PAUD dan PNF di Jawa Tengah yang masuk dalam sistem akreditasi SISPENA. Namun untuk tahun 2020, Jawa Tengah hanya mendapat kuota sebanyak 500 satuan pendidikan untuk di akreditasi. Secara bertahap kuota dapat berubah sesuai dengan kondisi dan mekanisme penerapan sistem akreditasi yang baru nanti.

Sementara itu kepala bidang program dan informasi PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah Budi Sri Hastuti berbicara hal teknis tentang, desain pemetaan mutu tahun 2020. Pelaksanaan pemetaan mutu akan dibagi dalam 2 tahap yakni tahap sesuai dengan DIPA 2020 yakni yang dimulai bulan Juni 2020 dan tahap mandiri yang dimulai bulan September 2020 nanti.

Menurut Budi, penjaminan mutu dilakukan dengan 2 tahap tidak akan mengurangi proses penilaian. "Ini hanya persoalan anggaran saja. Yang tahap pertama dianggarakan pada Dipa 2020. Sementara tahap kedua anggarannya dapat kerjasama berbagi sumber daya antara dinas, lembaga pendidikan dan PP PAUD Dikmas Jateng," tandas Budi.

(Muhammad Lubis)







Kembali ke Atas


Berita Lainnya :