Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
19 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11487534
Pengunjung : 258047
Hari ini : 125
Hits hari ini : 11559
Member Online :
IP : 35.168.110.128
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Kegiatan Karang Pamitran Nasional tahun 2018 ini diikuti 4.120 peserta

Tanggal : 08/15/2018, 14:52:04, dibaca 2678 kali.


Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo (Pakde Karwo) membuka Karang Pamitran Nasional (KPN) 2018 di Lapangan Utama Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Selasa (14/8/2018)

Kegiatan Karang Pamitran Nasional tahun 2018 ini diikuti 4.120 peserta utusan dari 514 Kwartir Cabang, 34 Kwartir Daerah seluruh Indonesia, Gugus Depan perwakilan Indonesia di luar negeri, serta undangan Pramuka luar negeri. Mereka adalah para pembina Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega, Pamong Satuan Karya, pembina Pramuka Berkebutuhan Khusus, pelatih pembina Pramuka, Kapusdiklatcab dan Kapusdiklatda se-Indonesia, serta mantan peserta PW Aspac 1978 dan Comdeca 1993. PP-PAUD Dan Dikmas Jawa Tengah mengirimkan 3 orang peserta yang tergabung dalam Saka Widya Budaya Bakti.


Desa Lebakharjo pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Asia Pasifik tahun 1978 dan World Community Development Camp tahun 1993. Seluruh kegiatan kepramukaan yang diadakan di desa ini telah berdampak sangat positif bagi kehidupan masyarakat setempat sampai desa ini dijuluki Desa Pramuka.
Gubernur Jatim menyatakan ketertarikannya pada program KPN 2018 yang ikut melibatkan pramuka dengan tinggal bersama masyarakat di sekitar sini. Ini sesuai jiwa kepramukaan, yang intinya persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama manusia, tanpa sekat latar belakang, pangkat ataupun jabatan. Ditambahkan, sikap peduli sesama, berinteraksi, toleransi, dan bersaudara ini adalah modal persatuan Bangsa Indonesia. Persatuan Bangsa Indonesia yang kuat dan kokoh inilah yang menjadi senjata utama kelangsungan, kemakmuran dan kebahagiaan Indonesia.
Sementara itu, PinSaka Widya Budaya Bakti Kak Ir. Triana Djanuari, M.Pd menjelaskan, Karang Pamitran adalah tempat berkumpulnya para pembina dan pelatih untuk mempererat persaudaraan, peduli pada lingkungan, saling tukar pikiran dan inovasi dalam membina dan melatih. Diharapkan Saka Widya Budaya Bakti bisa berkontribusi dan berperan aktif mensosialisasikan program-program unggulannya. (Arif-Inf)


 



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :