Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
17 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11454188
Pengunjung : 257748
Hari ini : 146
Hits hari ini : 18085
Member Online :
IP : 3.229.117.123
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Peningkataan Mutu dan Jejaring Pendidikan Kewirausahaan Berbasis BigData Pada Satuan PAUD dan Dikmas

Tanggal : 07/31/2018, 22:07:22, dibaca 2653 kali.


Semarang 31/7, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Menyelenggarakan Peningkataan Mutu dan Jejaring Pendidikan Kewirausahaan Berbasis BigData Pada Satuan PAUD dan Dikmas di Grand Candi Hotel. 

"Pendidikan kewirausahaan merupakan kompetensi wajib yang harus di miliki untuk menjawab tantangan masa depan dengan penanaman karakter kewirausahaan serta bisa memanfaatkan teknologi terkini guna membaca peluang yang bisa capai dalam strategi peningkatan mutu dan jejaring kewirausahaan. Hal ini penting karena sebagai motor penggerak perekonomian masa depan Indonesia, membentuk peserta didik mandiri melalui pola pikir serta pemberian kompetensi dan skill "ujar Ir. Djajeng Baskoro, M.Pd pada Pembukaan Workshop Peningkataan Mutu dan Jejaring Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Big Data Pada Satuan PAUD dan Dikmas. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan Peningkataan Mutu dan Jejaring Pendidikan Kewirausahaan Berbasis BigData Pada Satuan PAUD dan Dikmas di Grand Candi Hotel selama 1 hari, kegiatan di ikuti oleh dari berbagai pelaku usaha pada satuan Paud dan Dikmas di wilayah jawa tengah. Hal ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan mutu dan jejaring pelaku kewirausahaan agar bisa mengembangkan strategi pemasaran dalam era digital/ online, penyamaan persepsi tentang pemanfaatan big data pada kementerian pendidikan dan kebudayaan terutama pada bidang kewirusahaan terkait dengan peningkatan kompetensi pelaku umkm.
Saat ini tak dapat dipungkiri sebagian penduduk di indonesia menggunakan smartphone, smartphone telah mengubah banyak aspek kehidupan, terutama soal bisnis. Kalau dulunya berbisnis cuma bisa dilakukan oleh orang yang punya modal, berkat smartphone bintang baru di dunia bisnis bermunculan, ini membuka peluang untuk setiap pelaku umkm yang memiliki produk-produk yang bisa dipasarkan secara online. 132 juta orang di indonesia telah menggunakan internet sebagai gaya hidup dari 265 juta populasi di indonesia (2017).  keterkaitan Big Data  sendiri merupakan segala kumpulan himpunan data dalam jumlah yang sangat besar dan kompleks sehingga menjadikannya sulit untuk ditangani atau di proses jika hanya menggunakan manajemen basis data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional. Big Data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat nyata bagi bisnis. Namun pengolahan data dengan ukuran dan kompleksitas besar tetap sekedar solusi teknologi kecuali jika dikaitkan dengan tujuan bisnis. Hal terpenting dari Big Data bukanlah sekedar kemampuan teknis untuk mengolah data melainkan manfaat yang dapat disadari oleh para pelaku usaha dengan menggunakan Big Data Analytics Terminologi Big Data diyakini berasal dari perusahaan pencarian web yang mengolah data dengana gregasi yang terdistribusi sangat besar dan tidak terstruktur. 
Contoh Big Data dapat berupa data yang berukuran hingga petabytes (1,024 terabytes) atau exabytes (1,024 petabytes), seperti milyaran hingga triliunan catatan aktivitas seseorang yang semuanya berasal dari sumber berbeda seperti web, sales, customer service, social media, data mobile dan sebagainya. Data-data ini biasanya tidak terstruktur, sering tidak lengkap dan tidak dapat diakses. Pada saat berhadapan dengan kelompok data yang lebih besar, pelaku usaha menghadapi kesulitan membuat, memanipulasi dan mengelola Big Data. Big Data sesungguhnya masalah dalam analisis bisnis karena tools dan prosedur standar tidak didesain untuk mencari dan menganalisa kumpulan data yang massive.
Pada konseptual pemanfaatan big data di satuan PAUD dan DIKMAS guna meningkatkan mutu dan jejaring pada pendidikan kewirausahaan, diharapkan dapat bisa saling melengkapi, bersinergi dalam pengelolaan data yang bersumber dari satuan PAUD dan Dikmas sebagai kumpulan basis data yang bisa digunakan untuk meningkatkan mutu strategi kewirausahaan. (dedy/sisfo)






Kembali ke Atas


Berita Lainnya :