Selamat Datang di PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah
Banner
Unit Layanan Terpadu
Agenda
19 August 2022
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 11488326
Pengunjung : 258052
Hari ini : 130
Hits hari ini : 12351
Member Online :
IP : 35.168.110.128
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Pegiat Pendidikan Menginspirasi sekaligus Menjadi Peringatan

Tanggal : 06/15/2016, 09:17:13, dibaca 2295 kali.

Jakarta, PAUD dan Dikmas. “Ini menginspirasi sekaligus menjadi peringatan bagi kami untuk memastikan bahwa kami yang bekerja di hulu, pengambil kebijakan untuk melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Anies R Baswedan saat acara penyerahan arsip statis, karya Pak Raden, penghargaan dan hadiah lomba dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016. Minggu (29/5)


Karena menurut Mendikbud bahwa mereka-mereka yang berkarya disana berinteraksi langsung dengan murid-murid, berinteraksi langsung dengan pegiat-pegiat, berkarya nyata. Oleh karena itu mereka terlihat dan merasakannya langsung, sedangkan bagi kita-kita yang barang kali bekerja didalam kementerian mungkin sering tak terlihat.


Tetapi jangan dikira yang terlihat itu tak berdampak, seperti satu tanda contrengan dalam perubahan anggaran dari Kementerian memberikan efek yang luar biasa bagi mereka yang dihilir. Oleh sebab itu Anies mengajak agar kembalikan fokus sepenuhnya untuk karya-karya nyata di ujung, bagian kita di hulu memastikan mereka untuk bisa berkarya.


Anies menyampaikan Kemdikbud berharap bahwa Peringatan Hari Pendidikan bukan sekedar perayaan seremonial yang lewat begitu saja, tetapi ini menjadi Per Ingatan sekaligus sebuah perayaan. Kita merayakan keberhasilan sekaligus mengingatkan atas peran kita, sekaligus peran pegiat-pegiat yang bekerja sepenuh hati.


Pada acara tersebut, Mendikbud memberikan penghargaan kepada 40 pegiat pendidikan yang berjasa dalam berbagai aktivitas pendidikan dan kebudayaan antara lain para pegiat literasi, pemberantasan buta aksara di masyarakat adat, pendidikan anak usia dini (PAUD), pegiat perfilman, bidang bahasa dan penelitian. (M. Husnul Farizi/KS) 



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :